UTS MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN
Nama :
Arifa Annabila Putri
NIM/Kelas : 53040180003/A
Covid19 atau novel corona virus
adalah virus jenis baru yang masih satu famili dengan virus MERS dan virus
SARS. Virus ini pertama kali muncul di Wuhan, China pada November 2019 dan
sudah menyebar ke 212 negara lain termasuk Indonesia. Gejala dari virus ini
adalah demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernapas dengan masa inkubasi
selama 1-14 hari, namun ada juga pengidap positif yang gejalanya tidak
terlihat. Virus ini amat berbahaya hingga dapat menyebabkan kematian. Di
Indonesia sendiri sudah ada 4.839 kasus positif, dengan 426 pasien sembuh dan
459 kematian (terhitung 15 April 2020 pukul 15:16 WIB).
Upaya agar terhindar dari Covid19
ini antara lain dengan tidak mengunjungi negara-negara dengan banyak kasus
positif Covid19, menjaga imun dan daya tahan tubuh, rajin mencuci tangan dengan
sabun dan dengan langkah yang benar, makan makanan bergizi dan perbanyak sayur
serta buah, melakukan isolasi mandiri #dirumahsaja dan tidak keluar rumah
kecuali darurat, tidak menghadiri atau mengadakan perkumpulan dengan banyak
orang, dan segera periksa ke rumah sakit jika menemukan gejala Covid19 pada
diri sendiri.
Dampak dari mewabahnya virus Covid19
ini sangat besar, dan pastinya juga berdampak pada sektor wirausaha. Selain
dirugikan tentu ada sisi yang merasa diuntungkan karenanya. Misal para pemilik
situs belanja online, dengan adanya kebijakan #dirumahsaja untuk memutus rantai
penyebaran Covid19 masyarakat tentu perlu berpikir ulang jika hendak keluar
rumah ke tempat ramai walaupun untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Maka ini
kesempatan bagi pemilik situs belanja online untuk menyediakan kebutuhan
tersebut.
Sementara itu, Covid19 ini juga
memberikan dampak mandhorot dalam berwirausaha. Contohnya menguntungkan para
penimbun masker dan hand sanitizer dengan menjual dengan harga tinggi yang
tidak sepantasnya bahkan ada yang menjual ulang masker bekas yang sudah tidak
layak pakai. Dampak lain yaitu mematikan peluang usaha bagi para penjual kaki
lima, pemilik warteg, toko kelontong, rumah makan, dll. Pembeli atau pelanggan
mereka pastinya orang lain entah itu turis, pejalan kaki, pemudik, mas-mas
gojek atau sekadar anak kos yang merantau. Banyak dari mereka lebih memilih belanja
bahan makanan dan memasak di rumah, mas-mas gojek sendiri seringkali sudah
diberi makanan oleh pelanggan mereka.
Salah satu peluang bisnis yang bisa
kita ambil selama pandemi Covid19 ini adalah dengan berjualan online. Selain
Work from Home, Kuliah from Home, Nugas from Home, maka ada peluang Jualan from
Home. Dan berjualan secara online ini tidak terbatas pada satu barang saja,
melainkan jangkauannya luas sekali. Dengan bermodalkan gadget serta koneksi
internet saja kita bisa banyak membuka peluang bisnis dari rumah.
😍😍😍
BalasHapus