Nama :
Sholikhul Habibulloh
Prodi : BSA/A smt 4
Nim :
53040180024
Matkul : Kewirausahaan
( UTS
BSA)
Dampak Covid-19 dalam Sektor
Kewirausahaan
1.
Pada
awal 2020 ini negara indonesia dilanda musibah atau cobaan wabah (pagebluk)
yang begitu hebat, yaitu adanya virus korona atau yang dikenal dengan covid-19.
Virus ini pada awalnya terdeteksi di negara China pada tahun 2019 akhir lalu.
Sebab munculnya virus ini para ilmuan menganalisis dan mengungkapkan bahwa
hewanlah yang membawa virus ini kemudian menular kepada manusia dan manusia
menularkan melalui bersin dan batuk, Para lansialah yang rentan terhadap
penyakit ini, karena sistem imun kekebalan tubuh yang kian melemah sehingga
dengan mudah virus mengerogoti tubuh mereka. Seiring berjalannya waktu virus
ini cepat menyebar ke negara-negaranya lainnya di seluruh dunia dan orang yang
positif terpapar virus korona mencapai jumlah yang sangat banyak, bahkan
diantaranya meninggal dunia, sehingga membuat tim medis yang berada di garda
depan melawan virus korona sangat kuwalahan. Virus ini tergolong kedalam virus
yang sangat mematikan. Bagaimana tidak, sudah ribuan nyawa yang malayang setiap
harinya diseluruh dunia.
Kita sebagai
orang yang belum atau tidak terkena virus ini, tetapi memungkinkan juga bisa terdampak
dikemudian hari marilah tetap waspada dan menjaga diri dengan cara melakukan
anjuran pemerintah, yaitu dengan social distancing, physical distancing,dan
berdiam diri dirumah selama keadaan ini masih berkelanjutan, juga hidup bersih
dengan cara mencuci tangan setiap harinya dan memakai masker jika memang
mendesak untuk keluar rumah agar nantinya bisa memutuskan mata rantai virus
corona ini. Serta memeriksakan diri ke puskesmas atau dokter terdekat, jika
timbul adanya gejala-gejala virus korona. Karena dengan itu berarti kita
menyelamatkan diri dan orang-orang terdekat yang kita kasihi.
2.
Didalam
pagebluk (wabah) ini pastinya terjadi sisi positif dan negatif, sisi manfaat
dan mudhoratnya. Sisi manfaatnya didalam sektor kewirausahaan adalah munculnya
peluang-peluang bisnis baru yang bermunculan, contohnya yaitu menjual masker
dan hand sanitizer. karena barang keduannya itu sudah sulit di temukan diapotik,
bahkan jika ada harganya sudah melambung beberapa kali lipat dari harga aslinya,
maka dari itu peluang muncul dengan cara membuat masker dari bahan kain yang
mudah didapatkan dan harganya puncukup terjangkau disemua kalangan elemen
masyarakat. Sehingga nantinya memebantu masyarakat yang notabene kurang mampu
dengan menjualnya dengan harga murah, sehingga mereka bisa melindungi diri saat keluar
rumah untuk berpergian atau pergi bekerja.
3.
Disatu
sisi dampak madhorot dalam berwirausaha itu sangat jelas terjadi karena wabah
ini. Banyak toko dan pusat perbelanjaan di negara yang tutup akibat wabah ini
yang menjadikan kerugian yang sangat besar terhadap negara, karena pajak tidak
berjalan , para pekerja banyak yang di PHK, perusahaan tidak sanggup untuk mengajinya
karena tidak adanya pemasukan yang sangat signifikan. Warung-warung
kecilpun tidak luput juga untuk menutupnya, karena itu adalah aturan dan
anjuran pemerintah dalam menangani kasus ini. Sungguh ironis terhadap masyarakat
luas karena tidak bisa bekerja dan usaha tetapi, pengeluaran tetap berlanjut.
Pemerintah juga tidak melakukan atau memberikan solusi untuk menangani warganya,
Cuma hanya memberikan aturan-aturan saja tanpa mencari jalan keluarnya untuk
kemaslahatan bersama.
4.
Dalam
keadaan seperti ini jika saya mengambil peluang usaha, saya akan mengambil di
sentra sayuran, karena harga sayuran dan bahan pangan lainnya mengalami
kenaikan yang sangat pesat. Karena kelangkaan yang terjadi dipasaran. Contohnya
adalah bayam jika hari biasa, bayam itu hanya Rp 2000 per ikat, tetapi setelah
adanya wabah ini harganya naik menjadi Rp 4000 per ikat. Itulah harga yang
melambung tinggi, juga akan sedikit meningkatkan perekonomian para petani.
Komentar
Posting Komentar