Langsung ke konten utama

Pengaruh COVID-19 terhadap Kewirausahaan (LindaMardiana)

COVID-19 adalah sejenis penyakit menular yang disebabkan oleh jenis virus yang dinamakan coronavirus. Penyakit ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan di China pada akhir tahun 2019. Kabarnya virus ini berawal dari sebuah restoran di china yang menyajiakn sejenis makanan dari hewan-hewan liar misalnya ular, tikus, daging babi, daging anjing, kelelawar dan sebagainya. Virus ini diketahui dapat menyebabkan infeksi pada saluran pernafasan pada manusia yang diawali dengan gejala batuk. Dan gejala-gejala umum jika sudah terkena virus ini adalah badan menjadi demam, rasa lelah, batuk, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan dan diare, dan gejala ini akan timbul secara bertahap. Apabila sudah parah pasien yang terjangkit virus ini mengalami sesak nafas. Biasanya orang-orang lanjut usia dan orang-orang yang sudah memiliki riwayat penyakit bawaan misalnya tekanan darah tinggi, gangguan jantung, diabetes apabila terinfeksi virus ini kemungkinan mengalami sakit yang lebih serius atau bahkan bisa meninggal dunia. Orang dapat dengan mudah tertular COVID-19 darri orang lain yang awalnya sudah terinfeksi virus ini. Penyakit ini dapat menyebar dari orang ke orang lain melalui percikan-percikan dari hidung dan mulut yang keluar ketika penderita COVID-19 sedang batuk. Ketika percikan-percikan ini jatuh ke suatu benda dan ada orang lain menyentuh benda tersebut, dan orang tersebut kemudian menyentuh mata, hidung atau mulut, maka dengan mudah orang tersebut tertular virus ini. Selain itu virus ini juga dapat menyebar melalui kontak langsung dengan si penderita COVID-19 ini. Sampai sekarang belum ditemukan vaksin untuk mengatasi virus ini.
 Dan sampai saat ini virus ini dengan cepatnya sudah menyebar ke berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Awal mula virus ini masuk ke Indonesia adalah ketika adanya salah satu warga Indonesia yang sempat kontak fisik dengan WNA asal Jepang. Singkat cerita virus ini sudah menyebar ke seluruh Indonesia dengan jumlah penderita lebih dari 3000 pasien positif corona. Untuk itu daro pemerintah pusat mengadakan kebijakan untuk lokdown, semua kegiatan yang mengumpulkan banyak orang dilarang , misalnya kegiatan belajar mengajar diliburkan, kegiatan bekerja dihentikan untuk sementara waktu. Hal itu dilakukan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia. Masyarakat diharapkan untuk melakukan segala aktivitasnya dari rumah.
Ada berbagai cara agar kita tidak terkena virus corona, di antara lain :
Sering mencuci tangan menggunakan sabun ketika habis memegang benda apapun, dianjurkan untuk menghindari memegang bagian muka.
Hindari kontak dekat dengan orang lain, apalagi orang yang sedang sakit.
Menjaga jarak sosial ketika berada ditempat umum.
Menggunakan masker ketika sakit.
Menghindari keramaian.
Segera periksa ke dokter ketika mengalami gejala COVID-19.

Meskipun terlihat mengerikan, virus ini memiliki dampak manfaat dalam bidang wirausaha. Kebijakan lockdown bagi masyarakat menguntungkan bagi OJOL dikarenakan permintaan delivery makanan bertambah yang disebabkan masyrakat tidak dianjurkan keluar rumah. Selain itu kebutuhan masker dan handsanitizer meningkat, sehingga masyarakat memburu barang tersebut, hal ini menguntungkan bagi pengusaha barang tersebut, mereka yang sebelumnya menyetok barang yang awalnya dengan harga murah sekarang mereka menjualnya dengan harga yang sangat mahal sehingga pengusaha meraup keuntungan yang sangat banyak. Keuntungan juga dirasakan oleh penyedia jasa pengiriman barang, ketika banyak orang-orang yang membutuhkan banyak barang-barang untuk kebutuhan sehari-hari namun mereka tidak bisa keluar rumah untuk berbelanja sehingga mereka memilih cara untuk membelinya secara online, sehingga para penyedia jasa pengiriman barang banyak dibutuhkan.
Adapun dampak negatife dari coronavirus dalam bidang wirausaha adalah ketika adanya kebijakan lockdown dapat menghambat pengiriman bahan pangan maupun bahan sembako sehingga harga bahan pangan dan sebagainya naik seara drastis, sehingga merugikan bagi masyarakat. Kebijakan ini mengakibatkan kerugian bagi para OJOL, pendapatan mereka berkurang karena para masyarakat diharapkan berdiam diri di rumah sehingga jasa ojek online kurang dibutuhkan dan pendapatan mereka berkurang.
Peluang bisnis yang mungkin bisa diambil selama pandemi COVID-19 adalah dengan berjualan masker, adanya permintaan masker yang sangat banyak dapat memungkinkan kita untuk mendapat keuntungan yang sangat besar. Jadi dengan cara memproduksi masker sendiri dan dijual dengan harga yang lebih dari biasanya. Selain itu dengan dirumah kita juga berwirausaha dengan cara jualan online, jadi kita dapat bekerja dari rumah dengan meng-upload barang-barang yang akan kita jual di media sosial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RAGU DALAM BERWIRAUSAHA

ASSALAMU'ALAIKUM WR.WR.       KAWAN - KAWAN JURUSAN BAHASA DAN SASTRA ARAB DENGAN MATERI KEWIRAUSAHAAN YANG TERCINTA.       KITA BELAJAR DENGAN SISTEM ONLINE, NYANTAI, BISA KAPAN SAJA DI LAKUKAN, NAMUN JANGAN TERLALU NYANTAI SEHINGGA TIDAK PERNAH             MEMBUKA MATERI DAN MENJAWAB PERTANYAAN2 YANG DI BERIKAN PARA DOSEN        KITA SAMA2 PUNYA HAK DAN KWAJIBAN MASING2 YANG SALING MENGHORMATI ANTARA KEDUA PIHAK ( MAHASISWA DAN DOSEN/PENGAJAR)       PENGALAMAN PADA TAHUN-TAHUN YANG LALU TIDAK PERNAH BERANGKAT SAMA SEKALI NAMUN MINTA NILAI DI KELUARKAN SEHINGGA PARA DOSEN/PENGAJAR JUGA TIDAK MUNGKIN BISA MENGELUARKAN NILAI TERSEBUT (mohon maaf ini untuk catatan kita saja) RABU 22 APRIL 2020 MATERI KEWIRAUSAHAAN              ADAKAH AYAT - AYAT AL - QUR'AN DAN HADIST NABI YANG...

Trimo Wati (53040180015)

Nama : Trimo Wati NIM    : 53040180015 Prodi  : Bahasa dan Sastra Arab (A) 1. Pendapat tentang Covid19 dan cara pencegahannya.         Covid19 adalah salah satu virus jenis baru yang ditemukan di Wuhan, China. Virus ini ditemukan sekitar bulan Desember 2019 dan berkembang pesat sampai sekarang. Dinamakan Covid19 karena ditemukan pada tahun 2019. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh pada manusia. Ditandai dengan adanya batuk, sesak nafas, serta demam dengan suhu 38 derajat ke atas.         Menurut berita yang beredar, virus jenis ini ada disebabkan karena pada saat itu orang-orang di Wuhan banyak mengonsumsi binatang yang tidak layak dimakan. Seperti tikus, ular, kalajengking, katak, dll. Fakta itu bisa kita temukan di Wuhan, banyak pasar yang menjual aneka makanan dari binatang-binatang tersebut. Selain berita yang beredar tentang itu, banyak juga yang berpendapat bahwa ini adalah wabah bagi manusia sebagai peringatan b...

Nila Laelul Munasiroh (055) Tentang aku dan covid-19

Nama : Nila Laelul Munasiroh NIM :53040180055 Kelas: BSA B (UTS KEWIRAUSAHAAN) Narasi tentang covid 19 Melihat berita bahwa beberapa sekolah diliburkan hatiku merasa gelisah tak karuan, karena aku sendiri belum mendapat kabar tersebut dari kampusku. Beberapa saat kemudian kabar libur pun datang, awalnya aku merasa senang. Berbondong-bondong untuk kembali ke kampung halaman tanpa memikirkan kabar esok hari yang akan datang. Saat belum ada himbauan, Magelang belum termasuk zona merah. Tapi setelah itu paradoks, semuanya pun menyesuaikan. Ditambah tugas yang terus menerus berdatangan, tugas di luar pemahaman dan kesiapan yang dirasa menyulitkan. Libur karena covid 19 ternyata begini rasanya, covid 19 yang merupakan virus baru yang memiliki gejala seperti penyakit biasa seperti batuk, pilek, pusing, dan lain-lain, membuat kami para pelajar, pekerja, ataupun yang lain harus merasakan libur yang tidak seharusnya kami rasakan. Bagaimana tidak seperti itu? S...